rss_feed

Desa Pengadangan

Jln. Pemuda Indonesia - Kanada
Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat , Kode Pos 83665

087866222153 mail_outline [email protected]

Hari Libur Nasional
Hari Buruh Internasional / Pekerja
  • ISKANDAR

    Kepala Desa

  • AMRUL ARAHAP, M.Pd

    Sekretaris Desa

  • WAHIDIN

    KAUR TU & UMUM

  • HUMAIDI

    KAUR KEUANGAN

  • JUPNI ALI

    KAUR PERENCANAAN

  • DENI WAHYUDI, S.Kom

    KASI KESRA

  • SUDIRMAN

    KASI PELAYANAN

  • MUHAMAD ROLY GUNAWAN

    KASI PEMERINTAHAN

  • MUHYIDDIN

    KAWIL DUSUN GUBUK TIMUK

  • MUHAMMAD RAMLI

    KAWIL DUSUN BAWAK PAOK

  • NANDUR ANNASIP

    KAWIL DUSUN GUBUK JERO

  • ZAENURI

    KAWIL DUSUN KWANGSAWI

  • JUNI ISKANDAR

    KAWIL DUSUN SEMODEK

  • SAHRUL ANWAR

    KAWIL DUSUN AIK NGEMPOK

  • MUHAMAD YANDI

    KAWIL DUSUN LELONGKAK

  • APRIA SOLIHIN

    KAWIL DUSUN LENDANG BEDUK

  • DEDI SETIAWAN

    KAWIL DUSUN KARANG ESOT

  • BUKHARI

    KAWIL DUSUN KADUK

  • ZAENUDIN

    KAWIL DUSUN BEBOKAR

  • MUHALLIL

    KAWIL DUSUN NENGGUNG

  • ILHAM SURIADI

    KAWIL DUSUN PEJERUK

  • FARIDA ARIANTINA, S.Stat.

    Staf

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang Di Website Resmi Desa Pengadangan. Maju, Religius dan Berbudaya
Bulan Ini
Kelahiran
0 Orang
Kematian
0 Orang
Masuk
2 Orang
Pindah
0 Orang
Bulan Lalu
Kelahiran
1 Orang
Kematian
0 Orang
Masuk
17 Orang
Pindah
0 Orang

21

Hari Ini

0

Kemarin

21

Minggu Ini

74

Bulan Ini

83

Bulan Lalu

372

Tahun Ini

1,333

Tahun Lalu

5,239

Total
fingerprint
SAMARKATON DAN RITUAL TANCAP KRIS

23 Maret 2021 08:54:22 1.117 Kali

Sejarah adalah cermin masa lampau yang tidak bisa memantulkan seluruh bagian secara utuh dan sempurna. Dalam konteks ilmu dan pengetahuan, sejarah bisa berkedudukan sebagai pristiwa dan ilmu. Perbedaan versi, mitos, fakta keras dan fakta lunak adalah batang tubuh ilmu sejarah. Terlebih lagi, sejarah banyak mengungkapkan kejadian masa lampau yang kadang sulit berterima, kadang membangkitkan amarah karena penindasan-penindasan, kadang melahirkan rasa sukuisme dan berbangga diri. Oleh karena itu, sudah seyogyanya membaca sejarah haruslah disertai dengan perasaan yang arif dan bijaksana. 

Samarkaton berasal dari dua kata yakni, samar dan katon, samar berarti gaib sedangkan katon memiliki arti nyata. Sementara dalam Bahasa Sasak Samarkaton diartikan sebagai tempat yang samar tapi nyata dan ada (seru laguq pedas). Sesuai dengan namanya, Samarkaton praletusan Samalas memang berdandan dengan keanehan dan keganjilan. 

Berdasarkan cerita tetua desa, konon penduduk Samarkaton tidak bisa lebih dari 44 orang. Ketika ada kelahiran pasti diikuti oleh kematian. Pada waktu itu, bayi-bayi yang lahir langsung menjadi tangguh (kebal senjata tajam), jika bayi yang lahir tidak tangguh, maka dapat dipastikan bayi tersebut bukanlah keturunan asli Samarkaton. Situasi masyarakat yang tak-bertatanan, berpikir dan berperilaku berdasarkan perenungan-perenungan terhadap gejala alam dan hal-hal mistis merupakan sedikit gambaran mengenai kondisi Samarkaton sebelum letusan Samalas. 

 Diceritakan oleh beberapa tetua desa, konon ketika ada kelahiran maka bayi yang lahir harus melaksanakan ritual tancap keris. Ritual ini disaksikan oleh seluruh masyarakat. Keris akan ditancapkan tepat di kepala sang bayi, jika kepala sang bayi berdarah maka ini adalah tanda bahwa bayi tersebut bukanlah keturunan asli Samarkaton. Sebaliknya, jika keris yang ditancapkan tidak bisa melukai sang bayi maka bayi tersebut merupakan keturuna asli Samarkaton. Selang beberapa hari setelah ritual tancap keris akan ada salah satu warga Samarkaton yang akan meinggal. Begitu seterusnya.  

***

Audifax dalam bukunya yang membahas tentang Psikosemiotika Simbol dibalik mitos mengungkapkan bahwa Mitos menjelaskan esensi kehidupan dan dunia; atau mengekspresikan adanya nilai moral budaya dalam kehidupan manusia. Mitos memberi perhatian pada kekuatan yang mengontrol kehidupan manusia dan relasi antara kekuatan tersebut dengan keberadaan manusia. Meski mitos kerap memiliki nilai religi dalam bentuk dan fungsinya, namun mitos ditengarai merupakan bentuk awal dari sejarah, sains, atau filsafat. (Audifax, 2005: 8)

Pendapat di atas merupakan benang merah yang bisa dijadikan dasar untuk memaknai keberadaan Samarkaton dengan cerita Ritual Tancap Keris. Pertama, keris merepresentasikan atau lambang dari kepercayaan penduduk Samarkaton pada waktu itu, yakni, ajaran Wujud Tunggal. Esensi dari ajaran ini adalah meyakini bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini diciptakan oleh Wujud Satu (Zat Yang Maha Satu). 

Kemudian, bayi yang baru lahir harus mengikuti ritual tancap keris, jika dikaji dari segi semiotik pristiwa ini merupakan representasi dari cara masyarakat Samarkaton untuk menanamkan keyakinan Wujud Tunggal pada bayi tersebut. Sama seperti sekarang, tiap bayi yang lahir akan diazankan sebagai tanda bahwa bayi tersebut beragama Islam. 

***

 

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

account_circle Pemerintah Desa

map Wilayah Desa

reorder Peta Desa

event Agenda


  • Belum ada agenda

insert_photo Galeri

assessment Statistik

message Komentar Terkini

contacts Media Sosial

Alamat : Jln. Pemuda Indonesia - Kanada
Desa : Pengadangan
Kecamatan : Pringgasela
Kabupaten : Lombok Timur
Kodepos : 83665
Telepon : 087866222153
No. HP :
Email : [email protected]

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini : 487
Kemarin : 154
Total Pengunjung : 208.739
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 172.70.43.139
Browser : Tidak ditemukan

folder Arsip Artikel